Pages

Miftakhul Furqon. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Semua Tentang Pengetahuan Android

ANDROID


Siapa yang tidak tau yang namanya Android. Android sangat terkenal di segala usia. Baik anak-anak, orang tua, dan juga orang dewasa. Namanya sangat membuming ketika pertama kali dikeluarkan. Android adalah sistem operasi Mobile Phone berbasis Linux. Android juga bersifat open source yang source codenya diberikan secara gratis kepada pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka agar dapat berjalan di android. Awal mulanya android adalah salah satu produk besutan android.Inc . Semua yang ada di android.inc diakuisisi oleh google.inc dan semua kekayaan intelektual Android.Inc diperoleh google.Inc yang kemudian mengembangkan kembali sistem android.

Untuk menambah pengetahuan sebenarnya Android.Inc adalah pendatang baru dalam membuat software untuk ponsel yang berada di Palo Alto, Amerika Serikat. Kemudian dibentuklah Open Handset Alliance. Open Handset Alliance dibentuk untuk mengembangkan Android yang notabenenya adalah OS OpenSource pertama untuk mobile phone.

SEJARAH ANDROID

Dimana pada tanggal 5 November, Dirilislah Android versi pertama dimana Android bersama Open Handset Alliance mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google juga membuat kode-kode Android dibawah lisensi Apache. Di dunia ini android terdapat 2 jenis distributor yaitu yang langsung didukung Google atau Google Mail Service(GMS) dan yang langsung dari tangan sendiri tanpa dukungan Google atau yang dinamakan Open Handset Distribution(OHD).

Dan ada juga para pendiri Android.Inc yang berkerja pada google seperti Andy Rubi, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Pada saat itu hanyalah software yang berada didalam Mobile Phone, namun Google hendak memasukin pasar telepon seluler.Di perusahaaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Ponsel pertama android mulai dijual pada Oktober 2008. Semua kode memungkinkan dimodifikasi oleh para pembuat perangkat tersebut karena android bersifat Open Source yang memungkinkan para pengembang untuk mengembangkan perangkat yang mereka telah membuat dan memodifikasinya. Pada bulan Oktober android semakin canggih dan semakin banyak digemari oleh para anak muda, anak-anak maupun orang tua dan ada sekitar 700.000 aplikasi yang tersedia di Android dan sekitar 25jt diunduh dari Google Play. 

Faktor-faktor tersebut telah memberi konstribusi terhadap pengembang android, dan menjadikan sistem operasinya paling pintar didunia.

VERSI ANDROID

1. Android 1.1
           Android versi 1.1 ini dirilis tanpa adanya nama yang dicantumkan dalam versi android ini. Jenis ini hanya berlaku bagi ponsel T-Mobile G1 fitur-fitur utama yang dimiliki adalah Maps, Dialer, Mesagging, dan sistem.

2. Android 1.5
            Android versi 1.5 ini dirilis dengan menggunakan nama CupCake. Seri ini adalah sebuah pengembangan dari android sebelumnya yang dirilis pada bulan Februari tahun 2009.

3. Android 1.6
           Android merilis versi terbarunya versi 1.6 yang dinamakan Donut. Banyak fitur baru yang diberikan pada versi ini daripada versi sebelumnya yang telah dirilis. Versi ini dirilis pada tanggal 30 April 2009 dengan kemampuannya pada peningkatan pada android market, integrasi kamera dan penampilan video dan tampilan Galeri, Aplikasi Search dan perbaikan kecepatan di aplikasi pencarian dan aplikasi kamera.

4. Android 2.1
           Android merilis kembali versi terbarunya yakni versi 2.1, versi ini dinamakan Eclair. Versi Android ini mempunyai keunggulan yakni optimalisasi kecepatan pada Hardware, Mendukung lebih banyak ukuran dan resolusi pada layar, Revamped UI, interface baru pada browser dan dukungan HTML 5, dll.

5. Android 2.3
          Android semakin melakukan pengembangan dalam versi terbarunya yakni versi 2.3 yang bisa disebut juga dengan Gingerbread. Pada android versi ini sudah mendukung kamera depan pada ponselnya. Ponsel yang pertama kali menggunakan 2 kamera yakni kamera belakang dan kamera depan adalah HTC yang memasang ponsel 2 kamera pada androidnya. Versi Android ini makin rapih dan mudah dipelajari bagi yang sering melakukan perubahan pada androidnya. Pada versi ini Copy Paste menjadi lebih mudah.

6. Android 3.0
         Semakin lama para pengembang melakukan pengembangan dengan mengeluarkan versi terbarunya yakni sekarang menjadi versi 3.0 bisa disebut juga dengan HonyComb. Pada android versi ini memiliki keunggulan yang lebih yaitu efek grafik 3D berjalan dengan mulus walaupun untuk aplikasi dengan kebutuhan kinerja grafis tinggi. keunggulan lain yang dimiliki adalah Multitasking yang lebih mudah dengan adanya peluncur aplikasi yang baru dijalankan(recent apps), Copy-Paste menjadi lebih baik dari yang sebelumnya, dan Widget akan lebih interaktif.

7. Android 4.0
          Android ini bisa dibilang hampir sempurna daripada versi android sebelumnya yang masih ada kekurangan pada aplikasi maupun pada sistemnya. Pada android ini pengembang memberikan dengan nama Ice Cream Sandwich. Pada HomeScreen terlihat gaya layaknya android sebelumnya yakni HonyComb. Pada versi android ini kita dapat merubah Widget sesuai dengan yang kita inginkan sehingga tampilan terlihat lebih nyaman digunakan. Icon Aplikasi dapat didrag kedalam folder seperti Ios yang dikembangkan oleh Apple. Android versi ini lebih banyak memiliki kemampuan yakni pada Browsernya yaitu dapat membuka TAB hingga 16. sungguh banyak dan tanpa adanya lag ataupun bug yang dapat memberhentikan aplikasi ini. Pada E-mail juga tidak luput dari Update yakni mempercepat pengarsipan. Pada desain juga tidak kalah menariknya, pada android versi Ice Cream Sandwich ini memiliki penampilan yang jauh berbeda daripada android versi sebelumnya yakni Gingerbread. Pada android versi ini memiliki penampilan yang lebih bagus dari sebelum sebelumnya. Keunggulan yang lainnya yakni sudah memiliki Face Unlock, Edit Foto langsung, Google+, Instant Voice dan android Beam.

8. Android 4.1, 4.1.x,4.2, 4.2.x, 4.3.
         Semakin lama semakin canggih versi yang dikeluarkan. Sekarang android mengeluarkan versi terbarunya yakni versi 4.1 sering disebut juga dengan JellyBean. Pasti sudah banyak orang tau tentang android versi ini. Lebih unggul dan lebih mempunyai kelebihan daripada android sebelumnya. Ponsel yang menggunakan android versi ini adalah ponsel besutan google yaitu Google Nexus 7 yang diproduksi oleh Asus. Dalam android versi ini banyak diperbincangkan karena mempunyai  beberapa perubahan besar maupun perubahan kecil yang terlihat lebih manis daripada versi sebelumnya yakni Ice Cream Sandwich. Pada android versi ini memiliki aplikasi Google Now yang merupakan aplikasi berbasis lokasi yang diklaim mampu memberikan banyak informasi kepada penggunanya, notifikasi kini lebih pintar, dan pencarian suara semakin canggih.

9. Android 4.4, 4.4.1, 4.4.2
        Ini adalah versi terbaru yang dikeluarkan. Pada android ini sering disebut juga dengan KitKat. yang berarti cokelat. Banyak fitur tambahan ataupun update yang diberikan pada android versi ini. Ponsel pertama yang diluncurkan seiring dengan pengeluaran versi terbaru KitKat ini adalah keluaran besutan Google yaitu Google Nexus 5 yang diproduksi oleh LG. banyak aplikasi terbaru dan juga update OS terbaru untuk sejumlah ponsel High-End untuk mendapatkan versi android ini.



GPU PADA ANDROID

Kali ini saya akan memberitahu tentang apa itu processor dan gpu pada android. pertama pasti banyak orang tidak mengerti dan tahu apa itu processor dan gpu yang ada didalam ponsel mereka. GPU atau Graphics Processing Unit adalah chip yang berkerja mengotaki kiinerja grafis pada perangkatnya khususnya yang berbasis Android. GPU adalah VGA yang ada didalam komputer sama. GPU berada didalam Ponsel sedangkan VGA berada didalam komputer. Kegunaan GPU yakni sangat berperan besar dalam menjalankan aplikasi 3D ataupun game 3D berkualitas High Definition. Jadi jangan kaget jika semakin tinggi GPU yang digunakan pada ponsel anda semakin tinggi harga yang dikeluarkan untuk membeli ponsel tersebut. Pada Android, GPU memiliki macam-macam jenis GPU yang beredar dipasaran ataupun yang sering digunakan pada ponsel Mid-End hingga High-End.
Jenis-Jenis GPU :

1. ADRENO

     Adreno merupakan buatan ATI yang sekarang merupakan anak perusahaan AMD. Pada tahun 2008, AMD imageon dijual ke salah satu produsen terkemuka yaitu QUALCOMM. kini seri adreno merupakan semua bawaan dari semua SOC(system on chip) buatan Qualcomm. Adreno sendiri dibagi menjadi beberapa kelas yakni : adreno 130, adreno 200, adreno 205, adreno 220. Adreno mengeluarkan seri terbaru besutan Qualcomm yakni adreno 305, adreno 320, dan adreno 330 untuk seri terakhir.

2. PowerVR
    
           PowerVR merupakan buatan video Logic yang juga dulu pernah meramaikan pasar VGA, namun seiring dominasi NVIDIA da ATI, Video Logic hanya bermain di dunia GPU mobile gadget. Seri pada powervr sekarang sudah mencapai 6 seri, 2 serinya pernah dipakai di console game tahun 1900-an. Pada seri PowerVR SGX 5 sering kita lihat pada sebuah smatphone, PowerVR SGX 5 ini merupakan GPU elite dalam dunia smartphone.
Seri SGX yang pernah tercatat didalam smartphone dan gadget yaitu SOC A4/SGX535, SOC HummingBird, SOC OMAP seri 3/SGX530, Intel GMA 500. dan seri terbarunya adalah SGX540MP quadcore lock 300, SOC A5/SGX543MP2, SGX543MP4 dan seri terdewa saat ini adalah PowerVR SGX544MP+.

3. MALI
     
             Pada seri Mali, GPU ini merupakan Arsitektur buatan ARM. Walaupun namanya belum terkenal dipasaran tetapi tidak boleh meremahkan GPU ini. Pada GPU ini juga bisa bersaing dengan pesaing GPU lainnya seperti Adreno dan PowerVR. Seri-seri Mali muncul sejak beredar HDTV, Game Console(PS3), dan juga tidak ketinggalan adalah Smartphone. Untuk seri Smartphone yang sering digunakan untuk smartphone adalah MALI 400MP4.

4. VideoCore Broadcom
              VideoCore adalah Arsitektur prosesor mobile multimedia daya rendah yang awalnya dikembangkan oleh Alphamosaic Ltd dan sekarang dimiliki oleh Broadcom. Untuk seri smartphone yang dibesut oleh VideoCore adalah VideoCore IV yang digunakan samsung Mid-End nya yaitu Samsung Galaxy SII, Samsung Galaxy Grand, dan Samsung Galaxy Ace 3.



TERIMA KASIH SEMOGA BERMANFAAT APA YANG TELAH SAYA BERIKAN ^_^.




»»  READMORE...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SISTEM PEREKONOMIAN DI INDONESIA

SISTEM PEREKONOMIAN DI INDONESIA.
               
                Sejak berdirinya negara Republik Indonesia, sudah banyak tokoh-tokoh negara pada saat itu telah merumuskan sistem perekonomian yang tepat bagi bangsa indonesia, baik secara individu maupun diskusi kelompok. Tokoh ekonomi indonesia saat itu, Sumitro Djojohadikusumo, dalam pidatonya di negara Amerika tahun 1949, menegaskan bahwa sistem yang dicita-citakan adalah ekonomi semacam campuran tetapi dalam proses perkembanganya telah disepakati suatu bentuk ekonomi baru yang dinamakan sebagai Sistem Ekonomi Pancasila yang didalamnya mengandung unsur penting yang disebut Demokrasi Ekonomi.
                Mengapa dipilih sistem Demokrasi ekonomi, karena menurut beliau sistem Demokrasi Ekonomi memiliki ciri-ciri yang positif, diantaranya adalah :
          1.         Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan.
          2.         Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
          3.         Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendakinya serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
          4.         Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
          5.         Potensi, inisiatif dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.
          6.         Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

Sejarah Perekonomian Indonesia

Sejarah perekonomian Indonesia di bagi menjadi tiga (3) orde, yaitu

1.                  Ekonomi Orde Lama (sebelum 1966)
        Setelah kemerdekan Indonesia pada tahun 1945, keadaan ekonomi di Indonesia buruk. Diamana ekonomi nasional mengalami Inflasi dan kontraksi dikarenakan pendapatan penduduk jepang.  perang dunia ke II, perang revolusi dan akibat manajemen ekonomi makro yang sangat jelek. Tahun 1945-1956 Indonesia menerapkan sistem politik demokrasi liberal, kekuasaan ada di tangan sejumlah partai politik dan sering terjadi konflik yang menyebabkan kehancuran perekonomian nasional. Setelah terjadi transisi politik ke sistem ekonomi atau demokrasi terpimpin (1957-1965), dimana kekuasaan militer dan presiden sangat besar. Sistem politik dan ekonomi semakin dekat dengan haluan dan pemikiran sosialis/komunis. Keadaan ini membuat Indonesia semakin sulit mendapatkan dana dari negara-negara barat, baik dalam bentuk pinjaman maupun PMA. Dan untuk membiayai rekonstruksi ekonomi dan pembangunan Indonesia sangat membutuhkan dana yang cukup besar. Pada September 1965 terjadi kudeta G 30S PKI, yang meyebabkan terjadi perubahan politik yang sangat besar juga mengubah sistem ekonomi yang dianut Indonesia dari sosialis ke semi kapitalis yang mengakibatkan kesenjangan ekonomi semakin besar.

2.                  Ekonomi Orde Baru (1966-1998)
          Pada maret 1966 Indonesia memasuki pemerintahan orde baru dan perhatian lebih ditujukan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan ekonomi dan sosial, dan juga pertumbuhan ekonomi yang berdasarkan system ekonomi terbuka sehingga dengan hasil yang baik membuat kepercayaan pihak barat terhadap prospek ekonomi Indonesia. Sebelum rencana pembangunan melalui Repelita dimulai, terlebih dahulu dilakukan pemulihan stabilitas ekonomi, social, dan politik serta rehabilitasi ekonomi di dalam negeri. Selain itu, pemerintah juga menyusun Repelita secara bertahap dengan target yang jelas, IGGI juga membantu membiayai pembangunan ekonomi Indonesia. Dampak Repelita terhadap perekonomian Indonesia cukup mengagumkan, terutama pada tingkat makro, pembangunan berjalan sangat cepat dengan laju pertumbuhan rata-rata pertahun yang relative tinggi. Keberhasilan pembangunan ekonomi di Indonesia pada dekade 1970-an disebabkan oleh kemampuan kabinet yang dipimpin presiden dalam menyusun rencana, strategi dan kebijakan ekonomi, tetapi juga berkat penghasilan ekspor yang sangat besar dari minyak tahun 1973 atau 1974, juga pinjaman luar negeri dan peranan PMA terhadap proses pembangunan ekonomi Indonesia semakin besar. Akibat peningkatan pendapatan masyarakat, perubahan teknologi dan kebijakan Industrialisasi sejak 1980-an, ekonomi Indonesia mengalami perubahan struktur dari Negara agrarsi ke Negara semi industri.

3.                  Ekonomi Orde Referensi (1998 sampai sekarang)
a.                   Pemerintahan BJ Habibie (1998)
      Sejak juli 1997 rupiah mulai tidak stabil dan mulai menggoncang perekonomian nasional. Pada oktober 1997 Indonesia meminta bantuan keuangan IMF, nilai tukar rupiah terus melemah dari awalnya Rp. 2.500 per dollar AS sampai mencapai Rp. 15.000 per dollar AS, hal ini menyebabkan terjadinya krisis ekonomi di Indonesia yang akhirnya juga memunculkan krisis politik ditandai dengan turunnya presiden Soeharto pada tanggal 21 Mei 1998 digantikan oleh wakilnya BJ Habibie.

b.                  Pemerintahan Abdurrahman Wahid / Gusdur (1999)
      Ketidakstabilan politik dan sosial yan tidak kunjung surut selama pemerintahan Gusdur menaikkan tingkat country risk Indonesia. Hal ini ditambah semakin buruknya hubungan antara pemerintah Indonesia dengan IMF, membuat pelaku-pelaku bisnis termasuk investor asing enggan melakukan kegiatan bisnis atau menanam modalnya di Indonesia. Akibatnya perekonomian nasional pada masa Gusdur tahun 2001 cenderung lebih buruk daripada pemerintahan Habibie bahkan bisa membawa Indonesia ke krisis kedua yang dampaknya terhadap ekonomi, sosial dan politik akan jauh lebih besar daripada krisis tahun 1997.

c.                   Pemerintahan Megawati (2001)
            Kabinet Gotong Royong pimpinan Megawati menghadapi keterpurukan kondisi ekonomi yang ditinggal Gusdur seperti tingkat suku bunga, inflasi saldo neraca pembayaran dan deficit APBN. Di masa ini direalisasikan berdirinya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), tetapi belum ada gebrakan konkrit dalam pemberantasan korupsi. Padahal keberadaan korupsi membuat banyak investor berpikir dua kali untuk menanamkan modal di Indonesia, dan mengganggu jalannya pembangunan nasional. Pada pemerintahan Megawati mulai tahun 2002 dan di tahun 2003 kondisi makro ekonomi semakin membaik yakni inflasi, tingkat suku bunga turun, kurs rupiah stabil, stabilitas politik tercipta dan roda perekonomian dapat roda perekonomian dapat bergerak kembali.


d.         Pemerintahan SBY 2004 sampai sekarang
            Kebijakan presiden SBY adalah mengurangi subsidi BBM, atau dengan kata lain menaikkan harga BBM. Kebijakan ini dilatar belakangi oleh naiknya harga minyak dunia. Anggaran subsidi BBM dialihkan ke subsidi sektor pendidikan dan kesehatan, serta bidang-bidang yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan lain yaitu Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat miskin, PNPM Mandiri dan Jamkesmas. Bank Indonesia menetapkan empat kebijakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini, yakni BI rate, nilai tukar, operasi moneter dan kebijakan makroprudensial untuk pengelolaan likuiditas, serta makroprudensial lalu lintas modal.

Dasar Hukum Perekonomian Indonesia

Perekonomian Indonesia telah diatur dalam UUD 1945 mengenai dasar-dasar aturan perekonomian nasional yang tercantum pada Pasal 33 ayat (1) yang menyebutkan “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.” Sehingga pemerintah tidak dapat semata-mata hanya mengembangkan ekonominya dengan menyerahkannya kepada pasar. Ada batas-batas dan ketentuan-ketentuan yang sudah diatur dalam Konstitusi Indonesia.




Landasan perekonomian Indonesia adalah pasal 33 Ayat 1, 2, 3, dan 4 UUD 1945 hasil Amendemen, yang berbunyi sebagau berikut :
      
1.            Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan;
2.            Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara da menguasai hajat hidup orang banyak                    dikuasai oleh negara;
3.            Bumi, air, dan kekayaan ala yang terkandung si dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan          untuk sebesar-besranya kemakmuran rakyat.
4.            Perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip                kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta              dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

Selain tercantum dalam penjelasan Pasal 33 UUD 1945, demokrasi ekonomi tercantum dalam TapMPRS No. XXII/MPRS/1996 sebagai cta-cita sosial dengan ciri-cirinya. Selanjutnya, setiap Tap MPR tentang GBHN mencantumakn demokrasi ekonomi sebagai dasar pelaksanaan pembangunan dengan ciri-ciri posiif yang selalu harus dipupuk dan dikembangkan. Ciri-ciri positif diuraikan dalam poin-poin berikut :

·           Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan;
·           Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara da menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh            negara;
·             Bumi, air, dan kekayaan ala yang terkandung si dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk  sebesar-besranya kemakmuran rakyat.
·             Perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
·             Warga memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan dan penghidupan yang layak;
·              Hak milik perseorangan diakui pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat;
·             Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan salam batas-batas yang tidak                   merugikan kepentngan umum;
·            Sumber-sumber kekayaan dan keuangan negara dgunakan dengan pemufakatan lembaga-lembaga                     perwakilan rakyat;
·             Fakir miskin dan anak-anka terlantar dipelihara oleh negara.

Penjelasan menurut para tokoh – tokoh ekonomi di Indonesia

Pemikiran tokoh- tokoh ekonomi yang ikut mewarnai sistem ekonomi kita, diantaranya :

      A.     Pemikiran Mohammad Hatta (Bung Hatta)

         Bung Hatta selain sebagai tokoh Proklamator bangsa Indonesia, juga dikenal sebagai perumus pasal 33 UUD 1945. bung Hatta menyusun pasal 33 didasari pada pengalaman pahit bangsa Indonesia yang selama berabad-abad dijajah oleh bangsa asing yang menganut sitem ekonomi liberal-kapitalistik. Penerapan sistem ini di Indonesia telah menimbulkan kesengsaraan dan kemelaratan, oleh karena itu menurut Bung Hatta sistem ekonomi yang baik untuk diterapkan di Indonesia harus berasakan kekeluargaan

      B.      Pemikiran Wipolo

         Pemikiran Wipolo disampaikan pada perdebatan dengan Wijoyo Nitisastro tentang pasal 38 UUDS (pasal ini identik dengan pasal 33 UUD 1945), 23 september 1955.menurut Wilopo, pasal 33 memiliki arti SEP sangat menolak sistem liberal, karena itu SEP juga menolak sector swasta yang merupakan penggerak utama sistem ekonomi liberal-kapitalistik

      C.      Pemikiran Wijoyo Nitisastro

          Pemikiran Wijoyo Nitisastro ini merupakan tanggapan terhadap pemikiran Wilopo. Menurut Wijoyo Nitisastro, pasal 33 UUD 1945 sangat ditafsirkan sebagai penolakan terhadap sector swasta.
    
      D.      Pemikiran Mubyarto

          Menurut Mubyarto, SEP adalah sistem ekonomi yang bukan kapitalis dan juga sosialis. Salah satu perbedaan SEP dengan kapitalis atau sosialis adalah pandangan tentang manusia. Dalam sistem kapitalis atau sosialis, manusia dipandang sebagai mahluk rasional yang memiliki kecenderungan untuk memenuhi kebutuhan akan materi saja.

       E.      Pemikiran Emil Salim

          Konsep Emil Salim tentang SEP sangat sederhana, yaitu sistem ekonomi pasar dengan perencanaan. Menurut Emil Salim, di dalam sistem tersebutlah tercapai keseimbangan antara sistem komando dengan sistem pasar. “lazimnya suatu sistem

      F.      Pemikiran Sumitro Djojohadikusumo

          Ekonomi bergantung erat dengan paham-ideologi yang dianut suatu Negara Sumitro Djojohadikusumo dalam pidatonya di hadapan School of Advanced International Studies di Wasington, AS Tanggal 22 Februari 1949, menegaskan bahwa yang dicita-citakan bangsa Indonesia adalah suatu macam ekonomi campuran. Lapangan-lapangan usaha tertentu akan dinasionalisasi dan dijalankan oleh pemerintah, sedangkan yang lain-lain akan terus terletak dalam lingkungan usaha swasta.



http://imasmayawatti.blogspot.com/2013/06/dasar-hukum-ekonomi-nasional-indonesia.html
http://aanadesaputro.wordpress.com/2013/04/12/sistem-perekonomian-indonesia/
»»  READMORE...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TIPOLOGI BUDAYA ORGANISASI

NAMA KELOMPOK : (2KA22)
      - DHITRA CHAIRUNNISA R.       (12112006)
      - MIFTAKHUL FURQON              (14112582)
      - TARI ARMITA PUTRI               (17112296)
      - SYARIFAH AIDILLA SORAYA    (17112261)
      - FUJI HARTINI                         (13112068)

Tipologi  Budaya Organisasi
 






-        Pengertian Tipologi merupakan suatu pengelompokan bahasa berdasarkan ciri khas tata kata dan tata kalimatnya (Mallinson dan Blake,1981:1-3).

-        Tipologi budaya organisasi bertujuan untuk menunjukkan aneka budaya organisasi yang mungkin ada di realitas, Tipologi budaya organisasi dapat diturunkan dari tipologi organisasi misalnya dengan membagi tipe organisasi dengan membuat tabulasi silang antara jenis kekuasaan dengan jenis keterlibatan individu di dalam organisasi.
-        Ada beberapa tipologi budaya organisasi. Kotter dan Heskett (1998) mengkategorisasi jenis budaya organisasi menjadi tiga yaitu budaya kuat dan budaya lemah; budaya yang memiliki kecocokan strategik; dan budaya adaptif. Organisasi yang berbudaya kuat biasanya dapat dilihat oleh orang luar sebagai memilih suatu gaya tertentu. Dalam budaya organisasi yang kuat ini nilai-nilai yang dianut bersama itu dikonstruksi ke dalam semacam pernyataan misi dan secara serius mendorong para manajer untuk mengikutinya. Karena akar-akarnya sudah mendalam, gaya dan nilai budaya yang kuat cenderung tidak banyak berubah walaupun ada pergantian pimpinan.
-        Sejalan dengan itu, Robbins (1990) mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan budaya yang kuat adalah budaya di mana nilai-nilai inti dipegang secara intensif dan dianut bersama secara meluas. Makin banyak anggota yang menerima nilai-nilai inti dan makin besar komitmen mereka pada nilai-nilai itu, maka makin kuat pula budaya tersebut. Sebaliknya organisasi yang berbudaya lemah, nilai-nilai yang dianut tidak begitu kuat sehingga jatidiri organisasi tidak begitu menonjol dan kemungkinan besar nilai-nilai yang dianut pun berubah setiap pergantian pimpinan atau sesuai dengan kebijakan pimpinan yang baru.
-        Jenis budaya yang cocok secara strategik memiliki perspektif yang menegaskan tidak ada resep umum untuk menyatakan seperti apa hakikat budaya yang baik itu, hanya apabila “cocok” dengan konteksnya. Konteks itu dapat berupa kondisi objektif dari organisasinya, segmen usahanya yang dispesifikasi oleh strategi organisasi atau strategi bisnisnya sendiri. Konsep kecocokan sangat bermanfaat khususnya dalam menjelaskan perbedaanperbedaan kinerja jangka pendek dan menengah. Esensi konsepnya mengatakan bahwa suatu budaya yang seragam tidak akan berfungsi. Oleh karena itu, beberapa variasi dibutuhkan untuk mencocokan tuntutan-tuntutan spesifik dari bisnis bisnis yang berbeda itu.
-        Budaya adaptif didasari pemikiran bahwa organisasi merupakan sistem terbuka dan dinamis yang dapat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan. Untuk dapat meraih sukses dalam lingkungan yang senantiasa berubah, organisasi harus tanggap terhadap kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, dapat membaca kecenderungan-kecenderungan penting dan melakukan penyesuaian secara cepat. Budaya organisasi adaptif memungkinkan organisasi mampu menghadapi setiap perubahan yang terjadi tanpa harus berbenturan dengan perubahan itu sendiri.
-        Selanjutnya, Luthans (1992) memaparkan karakteristik budaya organisasi sebagai berikut:
a)     Peraturan-peraturan perilaku yang harus dipenuhi.
b)     Norma-norma 
c)      Nilai-nilai yang dominan
d)     Filosofi 
e)     Aturan-aturan
f)      Iklim organisasi
-        Semua karakteristik budaya organisasi tersebut tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya, dalam arti bahwa unsur-unsur tersebut mencerminkan budaya yang berlaku dalam suatu jenis organisasi, baik yang berorientasi pada pelayanan jasa maupun organisasi yang menghasilkan produk barang.
-        Robbins (1990) mengemukakan 10 karakteristik budaya organisasi, yaitu:
a)     Inisiatif individu
b)     Toleransi terhadap resiko
c)      Pengarahan 
d)     Integrasi
e)     Dukungan manajemen
f)      Pengawasan
g)     Identitas
h)     Sistem penghargaan
i)       Toleransi terhadap konflik
j)       Pola komunikasi

-        Menurut Sonnenfeld dari Universitas Emory (Robbins, 1996 :290-291), ada empat tipe budaya organisasi :
1.     Akademi
      Perusahaan suka merekrut para lulusan muda universitas, memberi mereka pelatihan istimewa, dan kemudian mengoperasikan mereka dalam suatu fungsi yang khusus. Perusahaan lebih menyukai karyawan yang lebih cermat, teliti, dan mendetail dalam menghadapi dan memecahkan suatu masalah.
2.     Kelab
      Perusahaan lebih condong ke arah orientasi orang dan orientasi tim dimana perusahaan memberi nilai tinggi pada karyawan yang dapat menyesuaikan diri dalam sistem organisasi. Perusahaan juga menyukai karyawan yang setia dan mempunyai komitmen yang tinggi serta mengutamakan kerja sama tim.
3.     Tim bisbol
      Perusahaan berorientasi bagi para pengambil resiko dan inovator, perusahaan juga berorientasi pada hasil yang dicapai oleh karyawan, perusahaan juga lebih menyukai karyawan yang agresif. Perusahaan cenderung untuk mencari orang-orang berbakat dari segala usia dan pengalaman, perusahaan juga menawarkan insentif finansial yang sangat besar dan kebebasan besar bagi mereka yang sangat berprestasi.
4.     Benteng
       Perusahaan condong untuk mempertahankan budaya yang sudah baik. Menurut Sonnenfield banyak perusahaan tidak dapat dengan rapi dikategorikan dalam salah satu dari empat kategori karena merek memiliki suatu paduan budaya atau karena perusahaan berada dalam masa peralihan.
-        Inisiatif individual adalah seberapa jauh inisiatif seseorang dikehendaki dalam perusahaan. Hal ini meliputi tanggung jawab, kebebasan dan independensi dari masing-masing anggota organisasi, dalam artian seberapa besar seseorang diberi wewenang dalam melaksanakan tugasnya, seberapa berat tanggung jawab yang harus dipikul sesuai dengan kewenangannya dan seberapa luas kebebasan mengambil keputusan.
-        Toleransi terhadap risiko, menggambarkan seberapa jauh sumber daya manusia didorong untuk lebih agresif, inovatif dan mau menghadapi risiko dalam pekerjaannya. Pengarahan, hal ini berkenaan dengan kejelasan sebuah organisasi dalam menentukan objek dan harapan terhadap sumber daya manusia terhadap hasil kerjanya. Harapan tersebut dapat dituangkan dalam bentuk kuantitas, kualitas dan waktu.
-        Integrasi adalah seberapa jauh keterkaitan dan kerja sama yang ditekankan dalam melaksanakan tugas dari masing-masing unit di dalam suatu organisasi dengan koordinasi yang baik. Dukungan manajemen, dalam hal ini seberapa jauh para manajer memberikan komunikasi yang jelas, bantuan, dan dukungan terhadap bawahannya dalam melaksanakan tugasnya.
-        Pengawasan, meliputi peraturan-peraturan dan supervisi langsung yang digunakan untuk melihat secara keseluruhan dari perilaku karyawan. Identitas, menggambarkan pemahaman anggota organisasi yang loyal kepada organisasi secara penuh dan seberapa jauh loyalitas karyawan tersebut terhadap organisasi.
-        Sistem penghargaan pun akan dilihat dalam budaya organisasi, dalam arti pengalokasian “reward” (kenaikan gaji, promosi) berdasarkan kriteria hasil kerja karyawan yang telah ditentukan. Toleransi terhadap konflik, menggambarkan sejauhmana usaha untuk mendorong karyawan agar bersikap kritis terhadap konflik yang terjadi. Karakteristik yang terakhir adalah pola komunikasi, yang terbatas pada hierarki formal dari setiap perusahaan.
-        Jenis kekuasaan dan keterlibatan individu dalam organisasi dibagi menjadi :
1. Koersif
2. Remuneratif
3. Normatif

PENGERTIAN :
a)     Organisasi Koersif, adalah organisasi di mana para anggota organisasi harus mematuhi apapun peraturan yang diberlakukan.
b)     Organisasi Utilitarian, adalah organisasi di mana para anggota diperlakukan secara adil dalam pekerjaan dan hasil sesuai dengan standart atau ketentuan yang yang disepakati bersama oleh anggota organisasi
c)      Organisasi Normatif, adalah organisasi di mana para anggota organisasinya memberikan kontribusi tinggi pada komitmen karena menganggap organisasi adalah sama dengan tujuan diri mereka sendiri.
 
 
 


 

»»  READMORE...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS